equipacionrealmadrid.com menyajikan live streaming, jadwal, cuplikan gol sepak bola liga inggris, spanyol, champions, uefa dan piala dunia secara lengkap

Pihak Kepolisian Menunggu Klarifikasi Ani Hasibuan Tentang Pembantaian Petugas KPPS

Pihak Kepolisian Menunggu Klarifikasi Ani Hasibuan Tentang Pembantaian Petugas KPPS Pada Jumat 17 Mei 2019

pihak kepolisian menunggu klarifikasi ani hasibuan tentang pembantaian petugas kpps

Pihak Kepolisian Menunggu Klarifikasi Ani Hasibuan Tentang Pembantaian Petugas KPPS - Hari ini, Dokter spesialis syaraf Ani Hasibuan tidak memenuhi panggilan polisi terkait laporan dugaan hate speech dalam sebuah media online tamshnews.com. Pihak kepolisian masih menunggu Ani untuk memberikan klarifikasi tersebut.

"Iya masih kita tunggu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi memanggil Ani hari ini, karena adanya laporan dari masyarakat. Ani sendiri membantah tulisan yang terpampang di portal media tamshnews.com

Tim pengacara Ani menilai pemanggilan pihak polisi itu janggal dan menduga bahwa Ani menjadi target dalam kasus itu. Kombes Argo pun mempersilakan Ani untuk memberikan klarifikasinya dalam panggilan itu.

"Jika saksi keberatan dengan tuduhannya silakan klarifikasi," ungkap Argo.

Pihak Kepolisian Menunggu Klarifikasi Ani Hasibuan Tentang Pembantaian Petugas KPPS Jika Hal ini Tidak Benar

Ani dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi terlapor dalam kasus itu. Pemanggilan ini sepatutnya dipenuhi oleh Ani, sehingga bisa memberikan klarifikasinya.

"Klarifikasi itu kan adalah waktu yang digunakan untuk membela diri dengan bukti-bukti atau dokumen yang ada. Jadi ya silakan saja dr Ani mengklarifikasi itu," imbuhnya.

Sebelumnya, tim pengacara dr Ani Hasibuan memprotes pemeriksaan kliennya dalam kasus dugaan hate speech terkait artikel yang dimuat tamshnews.com. Pengacara menduga kliennya sudah ditargetkan dalam kasus tersebut.

"Kami menduga Ibu Ani telah menjadi target," kata Amin Fahrudin selaku kuasa hukum Ani Hasibuan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (17/5).

Ani Hasibuan dipanggil polisi atas laporan dari masyarakat terkait sebuah artikel di tamshnews.com. Artikel itu bertajuk 'dr Ani Hasibuan SpS: Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS Ditemukan Senyawa Kimia Pemusnah Massal'.

Amin menegaskan bahwa kliennya tidak pernah memberikan statemen seperti di media itu. Amin juga menyampaikan bahwa kliennya Dr Ani Hasibuan tidak pernah diwawancara oleh media tersebut.
Labels:

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget